Langsung ke konten utama
kalkulatorlengkap.com

Kalkulator Bunga Majemuk

Gunakan kalkulator bunga majemuk ini untuk melihat bagaimana dana Anda bertumbuh seiring waktu dengan bunga berbunga (compounding) dan setoran bulanan tambahan.

Bagaimana cara menghitung bunga majemuk?

Bunga majemuk (compound interest) adalah bunga yang dihitung tidak hanya dari modal awal, tetapi juga dari akumulasi bunga periode-periode sebelumnya. Karena bunga “berbunga”, dana tumbuh semakin cepat seiring waktu dibanding bunga sederhana (simple interest) yang selalu dihitung dari modal awal saja. Efek ini semakin terasa pada jangka waktu yang panjang.

Kalkulator ini juga memperhitungkan setoran bulanan tambahan, sehingga bisa dipakai untuk mensimulasikan tabungan berjangka, deposito dengan top-up rutin, atau instrumen lain yang menerapkan bunga majemuk dengan setoran berkala.

Rumus bunga majemuk

i = (Suku Bunga Tahunan ÷ 100) ÷ 12
n = Lama Waktu (tahun) × 12

Nilai Akhir dari Modal Awal = Modal Awal × (1 + i)ⁿ
Nilai Akhir dari Setoran Rutin = Setoran Bulanan × [(1 + i)ⁿ − 1] ÷ i
Nilai Akhir Total = Nilai Akhir dari Modal Awal + Nilai Akhir dari Setoran Rutin

Total Setoran = Modal Awal + (Setoran Bulanan × n)
Total Bunga = Nilai Akhir Total − Total Setoran

di mana i adalah suku bunga bulanan (dalam desimal) dan n adalah jumlah bulan compounding. Jika suku bunga diisi 0%, kalkulator otomatis menjumlahkan modal awal dan seluruh setoran tanpa pertumbuhan bunga.

Contoh perhitungan

Misalnya modal awal Rp5.000.000, setoran rutin Rp500.000 per bulan, suku bunga 6% per tahun, selama 5 tahun:

i = (6 ÷ 100) ÷ 12 = 0,005
n = 5 × 12 = 60 bulan

Nilai Akhir dari Modal Awal = 5.000.000 × (1,005)⁶⁰ ≈ Rp 6.744.251
Nilai Akhir dari Setoran Rutin = 500.000 × [(1,005)⁶⁰ − 1] ÷ 0,005 ≈ Rp 34.885.015

Nilai Akhir Total ≈ Rp 41.629.266
Total Setoran = 5.000.000 + (500.000 × 60) = Rp 35.000.000
Total Bunga ≈ Rp 6.629.266

Dari total dana yang disetorkan sendiri sebesar Rp35.000.000, dana tersebut bertumbuh menjadi sekitar Rp41.629.266 berkat efek bunga majemuk — selisih sekitar Rp6.629.266 murni berasal dari bunga.

Asumsi dan keterbatasan

  • Kalkulator ini mengasumsikan suku bunga tahunan tetap (tidak berubah) dan bunga digabungkan (compounding) setiap bulan sepanjang periode simulasi.
  • Setoran bulanan diasumsikan dilakukan secara konsisten setiap bulan dengan nominal yang sama; kenaikan atau penurunan setoran di tengah jalan tidak diperhitungkan.
  • Hasil yang ditampilkan adalah nilai kotor (gross), sebelum potongan pajak final atas bunga atau hasil investasi, serta sebelum biaya administrasi produk keuangan tertentu.
  • Ini adalah simulasi matematis untuk edukasi dan perencanaan, bukan jaminan hasil aktual dari produk tabungan, deposito, atau investasi apa pun.

Pertanyaan Umum

Apa itu bunga majemuk?

Bunga majemuk adalah bunga yang dihitung tidak hanya dari pokok awal, tetapi juga dari akumulasi bunga periode sebelumnya, sehingga dana tumbuh semakin cepat seiring waktu dibanding bunga sederhana (simple interest).

Apakah kalkulator ini memperhitungkan pajak atau biaya admin?

Tidak. Hasil yang ditampilkan adalah nilai kotor sebelum potongan pajak final atas bunga/hasil investasi dan biaya administrasi produk keuangan tertentu.

Bagaimana cara memakai kalkulator ini untuk simulasi tabungan atau deposito?

Masukkan dana awal, perkiraan suku bunga tahunan produk tersebut, lama waktu menabung, dan setoran rutin bulanan (jika ada) untuk melihat estimasi total dana di akhir periode.