Langsung ke konten utama
kalkulatorlengkap.com

Kalkulator SKS Maksimal

Gunakan kalkulator ini untuk mengetahui perkiraan jumlah SKS maksimal yang boleh diambil pada semester berikutnya, berdasarkan IPK semester sebelumnya, menggunakan tabel referensi yang umum dipakai banyak perguruan tinggi di Indonesia.

Masukkan IPK pada skala 0–4.

Bagaimana cara menghitung SKS maksimal?

Kalkulator ini memperkirakan jumlah SKS (Satuan Kredit Semester) maksimal yang boleh Anda ambil pada semester berikutnya, berdasarkan IPK (Indeks Prestasi Kumulatif) semester sebelumnya. Banyak perguruan tinggi di Indonesia menggunakan tabel referensi seperti ini agar mahasiswa dengan performa akademik yang baik dapat mengambil lebih banyak SKS, sementara mahasiswa dengan IPK lebih rendah difokuskan memperbaiki performa dengan beban studi yang lebih ringan.

Rumus

IPK >= 3,00              -> maksimal 24 SKS
2,50 <= IPK < 3,00        -> maksimal 21 SKS
2,00 <= IPK < 2,50        -> maksimal 18 SKS
1,50 <= IPK < 2,00        -> maksimal 15 SKS
IPK kurang dari 1,50      -> maksimal 12 SKS

Contoh perhitungan

Mahasiswa dengan IPK semester lalu 3,20:

IPK 3,20 >= 3,00 -> maksimal SKS = 24 SKS

Mahasiswa lain dengan IPK semester lalu 2,30:

2,00 <= IPK 2,30 < 2,50 -> maksimal SKS = 18 SKS

Apakah tabel ini berlaku sama di semua kampus?

Tidak selalu. Kalkulator ini menggunakan tabel referensi umum yang banyak dipakai perguruan tinggi di Indonesia, namun kebijakan pasti dapat berbeda tergantung fakultas atau program studi. Selalu periksa pedoman akademik kampus Anda untuk ketentuan yang berlaku sebelum mengisi Kartu Rencana Studi (KRS).

Menghitung IPK terlebih dahulu

Jika Anda belum tahu IPK semester lalu, hitung terlebih dahulu menggunakan Kalkulator IPK sebelum memasukkan hasilnya ke kalkulator ini. Anda juga bisa memeriksa perkiraan masa studi menggunakan Kalkulator Masa Studi.

Pertanyaan Umum

Apakah aturan jumlah SKS maksimal ini sama di semua kampus?

Tidak. Kalkulator ini menggunakan tabel referensi yang umum dipakai (mengacu pada konvensi akademik yang lazim di banyak perguruan tinggi Indonesia), namun aturan pasti dapat berbeda-beda tergantung kebijakan masing-masing fakultas atau program studi. Periksa pedoman akademik kampus Anda untuk ketentuan yang berlaku.

Mengapa IPK memengaruhi jumlah SKS maksimal yang boleh diambil?

Aturan ini umumnya dimaksudkan agar mahasiswa dengan performa akademik yang lebih baik dapat mempercepat masa studi dengan mengambil lebih banyak SKS, sementara mahasiswa dengan IPK lebih rendah difokuskan untuk memperbaiki performa dengan beban studi yang lebih ringan terlebih dahulu.