Kalkulator Dividend Yield
Gunakan kalkulator dividend yield ini untuk mengetahui persentase imbal hasil dividen tahunan dibandingkan harga saham saat ini.
Bagaimana cara menghitung dividend yield?
Dividend yield adalah persentase yang membandingkan total dividen tahunan per saham terhadap harga saham saat ini. Metrik ini digunakan untuk menilai seberapa besar imbal hasil dividen yang Anda dapatkan relatif terhadap harga yang dibayarkan untuk saham tersebut.
Rumus dividend yield
Dividend Yield = (Dividen per Saham per Tahun ÷ Harga Saham) × 100%
Contoh perhitungan
Saham diperdagangkan pada harga Rp5.000 dan membagikan dividen Rp200 per saham per tahun:
Dividend Yield = (200 ÷ 5.000) × 100% = 4%
Interpretasi hasil
Dividend yield yang lebih tinggi berarti Anda mendapat proporsi dividen yang lebih besar relatif terhadap harga saham. Namun, dividend yield yang sangat tinggi tidak selalu berarti kabar baik — terkadang itu terjadi karena harga saham sedang turun tajam, yang menaikkan yield secara matematis meski fundamental perusahaan sedang bermasalah. Untuk menghitung total nominal dividen yang Anda terima, gunakan Kalkulator Dividen.
Asumsi dan keterbatasan
- Kalkulator ini menggunakan dividen tahunan yang sudah diketahui (dividen historis atau estimasi dividen ke depan) — bukan proyeksi otomatis dari data pasar.
- Dividend yield dapat berubah setiap hari mengikuti pergerakan harga saham, meski nominal dividen per saham tetap sama.
- Hasil ini adalah dividen bruto (kotor) sebelum potongan pajak dividen yang berlaku.
Pertanyaan Umum
Apa itu dividend yield?
Dividend yield adalah persentase yang membandingkan total dividen tahunan per saham terhadap harga saham saat ini, digunakan untuk menilai seberapa besar imbal hasil dividen relatif terhadap harga saham.
Apakah dividend yield tinggi selalu baik?
Tidak selalu. Dividend yield yang sangat tinggi terkadang menandakan harga saham sedang turun tajam (yang menaikkan yield secara matematis) atau perusahaan sedang menghadapi masalah, bukan semata performa yang baik. Selalu periksa konteks fundamental perusahaan.