Kalkulator Deposito
Gunakan kalkulator ini untuk menghitung bunga deposito bersih setelah pajak, dari pokok deposito, suku bunga tahunan, dan jangka waktu penempatan.
Bagaimana cara menghitung bunga deposito?
Kalkulator ini menghitung bunga deposito kotor, pajak yang dipotong, bunga bersih yang Anda terima, dan total dana saat jatuh tempo — berdasarkan pokok deposito, suku bunga tahunan, dan jangka waktu penempatan.
Rumus
Bunga kotor = Pokok deposito × (Suku bunga tahunan ÷ 100) × (Jangka waktu bulan ÷ 12)
Pajak bunga = Bunga kotor × (Pajak bunga ÷ 100)
Bunga bersih = Bunga kotor − Pajak bunga
Total saat jatuh tempo = Pokok deposito + Bunga bersih
Contoh perhitungan
Pokok deposito Rp 100.000.000, suku bunga tahunan 5%, jangka waktu 12 bulan, pajak bunga 20%:
Bunga kotor = 100.000.000 × 0,05 × (12 ÷ 12) = Rp 5.000.000
Pajak bunga = 5.000.000 × 0,20 = Rp 1.000.000
Bunga bersih = 5.000.000 − 1.000.000 = Rp 4.000.000
Total saat jatuh tempo = 100.000.000 + 4.000.000 = Rp 104.000.000
Tentang pajak bunga deposito
Nilai 20% pada kolom pajak bunga adalah nilai awal yang mengikuti tarif PPh final atas bunga deposito yang umum berlaku saat kalkulator ini dibuat — bukan angka yang tidak bisa diubah. Ketentuan pajak dapat berubah dari waktu ke waktu, jadi sesuaikan kolom ini dengan ketentuan terbaru atau kondisi rekening Anda (misalnya deposito dengan nominal kecil di bawah ambang batas tertentu bisa bebas pajak). Untuk instrumen dengan skema pajak berbeda, lihat juga Kalkulator Obligasi Ritel (ORI/Sukuk).
Membandingkan dengan tabungan biasa
Deposito umumnya memberikan bunga lebih tinggi dari tabungan biasa karena dana mengendap untuk jangka waktu tetap. Jika Anda ingin mensimulasikan tabungan rutin yang lebih fleksibel (setoran berkala, bisa dicairkan kapan saja), gunakan Kalkulator Tabungan sebagai pembanding.
Asumsi dan keterbatasan
- Kalkulator ini menggunakan perhitungan bunga sederhana (bukan bunga berbunga/roll-over otomatis) untuk satu periode penempatan sesuai jangka waktu yang dimasukkan.
- Biaya administrasi, penalti pencairan sebelum jatuh tempo, dan potongan lain di luar pajak bunga tidak termasuk dalam perhitungan ini.
Pertanyaan Umum
Berapa pajak bunga deposito di Indonesia?
Pajak final atas bunga deposito (PPh Pasal 4 ayat 2) umumnya 20% untuk deposito di atas Rp7.500.000, sesuai peraturan yang berlaku saat kalkulator ini dibuat. Kalkulator ini menyediakan 20% sebagai nilai awal yang dapat Anda ubah, karena ketentuan pajak dapat berubah dari waktu ke waktu.
Apa bedanya deposito dengan tabungan biasa?
Deposito menempatkan dana untuk jangka waktu tetap (misalnya 1, 3, 6, atau 12 bulan) dengan bunga yang umumnya lebih tinggi dari tabungan biasa, namun dana tidak bisa dicairkan bebas sebelum jatuh tempo tanpa penalti. Untuk simulasi tabungan rutin yang fleksibel, gunakan Kalkulator Tabungan.
Kalkulator Terkait
Kalkulator Tabungan
Proyeksikan pertumbuhan saldo tabungan dengan bunga sederhana bulanan.
Kalkulator Obligasi Ritel (ORI/Sukuk)
Hitung kupon bersih dan total penerimaan obligasi ritel atau sukuk setelah pajak.
Kalkulator Bunga Sederhana
Hitung bunga sederhana (simple interest) dari pokok, suku bunga, dan waktu.